iklanku

kasihku

rinduku

Wednesday, August 28, 2019

NUPTK IMPIYAN

NUPTK IMPIYAN

Setiap Guru pengabdian kata NUPTK sangat di nantikan bahkan di impikan bagi seluruh guru yang menjalani proses pengabdian.


untuk masuk link NUPTK silahkan klik di bawah ini !


Monday, August 26, 2019

BUKU KEJURUAN SMK RESMI DARI DIREKTORAT PEMBINAAN SMK

BUKU KEJURUAN SMK RESMI DARI DIREKTORAT PEMBINAAN SMK


SILAHKAN KLIK LINK BERIKUT INI

1. TEKNIK INFOMASI DAN TELEKOMUKASI ( TKJ,RPL,MULTIMEDIA DLL )

2. Keahlian Teknologi Rekayasa ( PETERNAKAN,MESIN,INDUSTRI DLL )

3. AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI( PETERNAKAN, PERTANIAN,DLL )

4. ULASAN NASKAH SMK DARI WAKTU KEWAKTU ( PERKEMBANGAN SMK )

5. BUKU PELAJARAN UMUM ( MTK,PKN,BINGRIS,BINDONESIA,IPA DLL )


DAN MASIH BANYAK LAGI BUKU PELAJARAN YANG LAIN!!!


untuk buku lebih lengkap ada di google book

KLIK DISINI

Tetapi jangan kaget ya gan buku yang ada di google itu berbayar!!!
tp klo untuk pingin tahu isinya bisa di baca aja
cara aksesnya begini ya:
setelah kamu klik kata KLIK DISINI di atas, nanti kamu dibawa ke google book kemudian silahkan ketikkan buku yang anda cari

aplikasi corel draw x5 portable
KLIK DISINI

INFO CARI RECEH...
PINGIN DAPAT UANG DARI NONTON YOUTUBE???




"AYO BELAJAR BERSAMA MR JANTO GURU TKJ DI SMK WALI SONGO DAN SMK AL ALIF BLORA, SALING BERBAGI ILMU BERSAMA SAMA"

Tuesday, August 6, 2019

MBAH MAIMUN ZUBAIR MENINGGAL DUNIA KETIKA MENUNAIKAN IBADAH HAJI

MBAH MAIMUN ZUBAIR MENINGGAL DUNIA
KETIKA MENUNAIKAN IBADAH HAJI 

 GB. FOTO SALAH SATU PESAN BELIU 

Innalillahi wainailahi rojiun. khususon ila rukhi mbah maimun.....al fatihah.
Beliu minggal pada hari Selasa, 06 Agustus 2019 M
04 Dzulhijah 1440 H
ketika menjalankan ibadah Haji di Makkah
Biografi singkat :

NU kehilangan lagi.... 
Indonesia kembali berduka, kehilangan salah satu ulama kharismatik, KH. Maimun Zubair. Beliau merupakan seorang alim, faqih (ahli fikih) sekaligus muharrik (penggerak). Selama ini, Kiai Maimun merupakan rujukan ulama Indonesia, dalam bidang fiqh. Hal ini, karena Kiai Maimun menguasai secara mendalam ilmu fikih dan ushul fikih. Kiai Maimun merupakan kawan dekat dari Kiai Sahal Mahfudh, yang sama-sama santri kelana di pesantren-pesantren Jawa, sekaligus mendalami ilmu di tanah Hijaz.
Kiai Maimun lahir di Sarang, Rembang, pada 28 Oktober 1928. Kiai sepuh ini, mengasuh pesantren al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Kiai Maimun merupakan putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Kiai Zubair merupakan murid dari Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.
Kedalaman ilmu dari orang tuanya, menjadi basis pendidikan agama Kiai Maimun Zubair sangat kuat. Kemudian, ia meneruskan mengajinya di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim. Selain itu, selama di Lirboyo, ia juga mengaji kepada Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.
Pada umur 21 tahun, Maimun Zubair melanjutkan belajar ke Makkah Mukarromah. Perjalanan ini, didampingi oleh kakeknya sendiri, yakni Kiai Ahmad bin Syuáib. Di Makkah, Kiai Maimun Zubair mengaji kepada Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syekh al-Imam Hasan al-Masysyath, Sayyid Amin al-Quthbi, Syekh Yasin Isa al-Fadani, Syekh Abdul Qodir al-Mandaly dan beberapa ulama lainnya.
Kiai Maimun juga meluangkan waktunya untuk mengaji ke beberapa ulama di Jawa, di antaranya Kiai Baidhowi, Kiai Ma’shum Lasem, Kiai Bisri Musthofa (Rembang), Kiai Wahab Chasbullah, Kiai Muslih Mranggen (Demak), Kiai Abdullah Abbas Buntet (Cirebon), Syekh Abul Fadhol Senori (Tuban), dan beberapa kiai lain. Kiai Maimun juga menulis kitab-kitab yang menjadi rujukan santri. Di antaranya, kitab berjudul al-Ulama al-Mujaddidun. 
Selepas kembali dari tanah Hijaz dan mengaji dengan beberapa kiai, Kiai Maimun kemudian mengabdikan diri untuk mengajar di Sarang, di tanah kelahirannya. Pada 1965, Kiai Maimun kemudian istiqomah mengembangkan Pesantren al-Anwar Sarang. Pesantren ini, kemudian menjadi rujukan santri untuk belajar kitab kuning dan mempelajari turats secara komprehensif.
Selama hidupnya, Kiai Maimun memiliki kiprah sebagai penggerak. Ia pernah menjadi anggota DPRD Rembang selama 7 tahun. Selain itu, beliau juga pernah menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah. Kini, karena kedalaman ilmu dan kharismanya, Kiai Maimun Zubair diangkat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Politik dalam diri Kiai Maimun bukan tentang kepentingan sesaat, akan tetapi sebagai kontribusi untuk mendialogkan Islam dan kebangsaan. Demikianlah, Kiai Maimun merupakan seorang faqih sekaligus muharrik, pakar fiqh sekaligus penggerak.
Wallahu A’lam.

pesan terakhir beliu dalam pengajiannya :